Mengenal Sejarah dan Teknik Dasar Dari Polo Air


Sekilas, olahraga ini menyerupai sepak bola. Bermain dalam tim dan menggunakan bola dan dua target di dua sisi yang berlawanan. Olahraga yang menggabungkan beberapa olahraga lain seperti sepak bola, renang, basket, bulu tangkis dan masih banyak lagi

Olahraga ini mengikuti kejuaraan nasional dan internasional seperti PON (Pekan Olahraga Nasional) hingga event olahraga terbesar di dunia, Sea Games, Asian Games dan Olimpiade.

Senarah Polo Air

Olahraga polo air berasal dari Inggris pada tahun 1800. Saat itu olahraga ini dipraktekkan di danau atau sungai yang alirannya cukup aman, tidak jauh dari pemukiman penduduk. Teknik permainannya lebih mirip rugby. Olahraga

Rugby dikenal sebagai olahraga yang menguras emosi dan kekerasan. Berbeda sekali dengan saat ini, polo air menjadi olahraga yang cukup elit dan dimainkan di kolam renang dan dipraktekkan dengan teknik yang lebih atletis.

Olahraga ini lebih menekankan pada koordinasi atau kerjasama tim yang solid, apalagi olahraga ini dimainkan di air. Perkembangan olahraga polo air juga membawa perubahan yang pesat. Dengan demikian, olahraga ini berhasil masuk dalam daftar olahraga yang pertama kali dipraktikkan pada Olimpiade 1904. Selain itu, aturan kompetisi diperbaiki sehingga layak menjadi olahraga yang tidak hanya berdasarkan kekerasan dan emosi.

Perkembangan polo air di Indonesia juga mengalami kemajuan, meski kinerjanya menurun. Indonesia tidak pernah absen mengikuti kejuaraan polo air yang digelar di tingkat Asia. Selanjutnya, program pembinaan telah dibentuk dengan tujuan menjadi wadah bagi pemuda Indonesia untuk berprestasi di polo air. Regulasi dan organisasi juga diperbaiki agar kinerjanya diperhitungkan, terutama di mata Asia.

Teknik Dasar Polo Air

Polo air merupakan olahraga yang menitikberatkan pada kekuatan otot lengan dan kaki, keduanya merupakan unit yang sangat penting saat berlatih olahraga ini.

Karena olahraga ini merupakan olahraga yang dilakukan di permukaan air, maka kekuatan otot lengan dan kaki harus memiliki daya tahan yang baik agar pemain dapat selalu menjaga keseimbangannya. Tangan berfungsi untuk mendayung air, menangkap dan melempar bola. Sedangkan kaki berfungsi untuk mendayung menembus air dan membuat gerakan berenang lebih cepat.

Dalam polo air terdapat dua macam latihan renang dengan teknik polo air dan teknik renang dengan bola, sehingga seperti simulasi permainan polo air. Teknik renang yang harus dikuasai pemain polo air adalah teknik renang gaya bebas, teknik renang gaya punggung, teknik renang gaya dada, yang kemudian dipadukan dengan gaya samping.

Semua gaya renang ini sangat berguna saat bertahan dan menyerang tim lawan. Teknik renang menginjak air dan melompat ke dalam air juga sangat membantu dalam menyeimbangkan tubuh agar selalu berada di permukaan air.